Selasa, 15 September 2020

RANGKUMAN MATERI KELAS 6 Tema 3

RINGKASAN MATERI TEMA 3 SUBTEMA 1 KELAS 6

Bahasa Indonesia
1.       Teks eksplanasi adalah teks yang menjelaskan tentang proses terjadinya atau menguraikan rangkaian peristiwa terbentuknya suatu fenomena alam atau peristiwa social
2.       Teks eksplanasi berfungsi untuk memberikan penjelasan kepada pembaca tentang proses terjadinya sesuatu yang disusun menurut prinsip sebab akibat.
3.       Teks eksplanasi terdiri atas: [ernyataan umum (Pembukaan), deretan penjelas (isi), dan penutup (kesimpulan)
4.       Bagian pernyataan umum berisi informasi singkat tentang apa yang akan dibicarakan/ diinformasikan. Bgaian deretan penjelas berisi urutan uraian atau penjelasan tentang proses dari peristiwa yang terjadi dan dijelaskan secara bertahap/ berurutan. Bagian penutup adalah kesimpulan yang berisi interpretasi pendapat singkat penulis tentang topic yang dijelaskan.
5.       Teks eksplanasi ilmiah adalah teks eksplanasi yang menerangkan suatu proses yang bersifat ilmu pengetahuan alam, seperti gejala alam, terjadinya pelangi, proses arus listrik, dan sebagainya.
  •     Teks eksplanasi merupakan teks yang menjelaskan tentang proses terjadinya atau terbentuknya suatu fenomena alam atau social.
  •   Pada Teks eksplanasi, sebuah peristiwa timbul karena adanya peristiwa lain sebelumnya dan perintisa tersebut mengakibatkan peristiwa lain sesudahnya.
  •     Struktur teks eksplanasi terdiri dari pernyataan umum (topic masalah), deretan penjelas. Dan interpretasi (kesimpulan dan pesan.
  •   Pernyataan umum berisi tentang penjelasan umum tentan   fenomena yang akan dibahas, bisa berupa pegenalanfenomena tersebut atau penjelasannya.
  • Deretan penjelas berisi tentang penjelasan proses menghasilkan energy listrik
  •  Interpretasi merupakan intisari atau kesimpulan dari pernyataan umum dan deretan penjelas, dapat juga berupa tanggapan maupun mengambil kesimpulan atas pernyataan yang ada dalam teks tersebut


IPA
1.       Pada rangkaian seri, baterai dan lampu diletakkan sejajar.
2.       Arus listrik yang mengalir pada rangkaian seri hanya berada dalam satu aliran kabel yang menghubungkan semua lampu (tidak ada percabangan)
3.       Jika terdapat percabangan lebih dari satu lampu pada rangkaian seri maka jika satu lampu dibuka, atau aliran dari kutub baterai diputus, maka semua lampu akan mati.
4.       Fungsi baterai adalah sebagai sumber energy
5.       Terdapat kutub (+) dan kutub (-) pada baetrai yang harus diletakkan dengan posisi kutub (+) bertemu dengan kutub (-).
6.       Fungsi kabel adlah untuk megalirkan arus listrik dari baterai hingga mencapai lampu
7.       Terdapat dudukan lampu untuk mengaitkan tembaga pada kabel, sehingga arus listrik akan mencapai filament pada bagian dalam lampu
8.       Rangkain seri biasa terdapat pada lampu-lampu di rumah dan hiasan lampu pada pohon natal, atau lampu tumbler.
9.       Rangkaian listrik berdasarkan bentuknya dibedakan menjadi 2, yaitu rangkaian seri dan rangkaian parallel.
10.   Rangkaian seri adalah rangkaian yang dipasang berderet tanpa adalanya cabang cabang .
11.   rangkaian parallel adalah rangkaian yang dipasang sejajar sehingga membentuk cabang-cabang.
12.   Penggunaan rangkaian seri, digunakan pada alat-alat yang tidak memiliki banyak ruang dan jaringan kabel. Contohnya lampu senter.
13.   Penggunaan rangkaian seri, digunakan pada rangkaian lampu yang mempunyau banyak fungsi. Contohnya, rangkaian listrik di rumah, penerangan jalan, dan lampu  lalu lintas.
14.   Rangkaian seri adalh rangkaian listrik yang terdiri dari 2 buah lampu atau lebih yang disusun secara berderet atau berurutan. Demikian pula dengan sumber tegangan, juga dihubungkan secara berderet.
15.   Pada rangkain seri apabila salah satu lampu diputus (mati) maka kedua buah lampu akan mati. 
16.   Rangkaian seri atau rangkaian tidak bercabangadalah hubungan antara alat-alat listrik yang tersusun secara berurutan, sehingga berlaku:
a.       Arus listriknya mengalir melalui satu cabang
b.      Nyala lampu lebih redup
c.       Jika salahsatu lampunya putus maka lampu lain ikut padam 
17.   Keuntungan rangkaian seri adalah hemat kabel, dan rangkaiannya sederhana sehingga membuatnya pun mudah.
18.   Kerugiannya, pada saat salah satu lampu mati maka lampu yang lainnya juga mati. Begitu juga pada nyala lampunya, tidak terang (redup). Energinya juga boros.
19.   Ciri-ciri rangkaian listrsik seri:
A.      Cara menyusun rangkaian cenderung praktis dan sederhana
B.      Semua komponen listrik disusun berderet atau berurutan
C.      Kabel penghubung pada seluruh komponen tidak memiliki percabangan sepanjang rangkaian
D.      Hanya ada satu jalan yang dapat dilalui oleh arus. Jadi ada satu jalur yang terputus maka rangkaian tidak dapat berfungsi dengan benar
20.   Benda konduktor adalah benda yang dapat menghantarkan listrik dari sumber listrik. Contohnya benda – benda logam seperti besi, baja, timah, tembaga, dan kuningan.
21.   Benda isolator adalah benda yang tidak bisa mengaliskan listrik dari sumber listrik.Contohnya kaca, plastic, kain, dan kayu kering.

IPS

Pengaruh listik terhadap kehidupan manusia
1.       Pengaruh pada Ekonomi
-          Sebelum ditemukannya listrik, manusia menggunakan api sebagai bahan penerangan. Mereka menggunakan obor, pelita, dan lain-lain. Karena itu biaya hidup akan lebih hemat. Namun pekerjaan semakin sulit dikerjakan atau diselesaikan dengan cepat.
-          Sesudah ditemukannya listrik, biaya kehidupan akan semakin mahal karena harus membayar biaya listrik yang dipakai. Ditambah biaya listrik yang semakin lama semakin mahal. Namun pekerjaan akan lebih mudah diselesaikan dengan cepat.
2.       Pengaruh pada Pendidikan
-          Sebelum ditemukannya listrik, setiap murid hanya belajar dan mengerjakan tugas di sing hari, meskipun menggunakan pelita atau lampu minyak ,tapi hal ini dapat merusak mata, karena memaksakan membaca dalam keadaan tidak terang.
-          Sesudah ditemukannya listrik,murid dapat belajar dan mengerjakan tugas mereka kapan saja, menjadi lebih mudah saat mengerjakan tugas dan belajar.
3.       Pengaruh pada Sosial
-          Sebelum ditemukannya listrik Orang-orang berkomunikasi dengan berbicara, dan mengirim surat, ngobrol atau berbicara langsung.
-          Sesudah ditemukannya listrik, Orang-orang berkomunikasi menggunakan gawai,tanpa batas ruang dan waktu, sehingga bisa melupakan kebersamaan.
4.        Pengaruh pada Budaya
-          Sebelum ditemukannya listrik, manusia menggunakan api sebagai bahan penerangan. Mereka menggunakan obor, pelita, dan lain-lain, sehingga aktivitas malam hari menjadi lebih sulit dan lambat.
-          Sesudah ditemukannya listrik, aktivitas malam hari menjadi lebih mudah dan cepat untuk dilakukan.
5.       Pengaruh pada Hiburan
-          Sebelum ditemukannya listrik, anak-anak bermain dengan permainan buatan mereka sendiri sehingga lebih merasakan kebersamaan bermain bersama teman-teman.
-          Sesudah ditemukannya listrik, anak-anak jarang berinteraksi secara non-verbal, mereka lebih suka main di rumah.
-          Sesudah ditemukannya listrik, pertunjukan seni dapat dilaksanakan pada malam hari.
6.       Dampak dari adanya bola lampu bagi kehidupan masyarakat: mempermudah msyarkat dunia memperluas cakuan kegiatannya. Pengiriman barang ke berbagai kota dapat dilakukan sepanjang hari, took-toko buka pada malam hari, sehingga memungkinkan para pekerja untuk membeli keperluan rumah sepulang mereka bekerja. Anak-anak dimungkinkan dapat belajar dan mengerjakan tugas dengan maksimal walaupun dimalam hari
7.       Manfaat lampu dalam kehidupan sehari-hari:
a.       Sebagai penerangan aktivitas dalam ruangan
b.      Penerangan pada lampu pinggir jalan
c.       Penerangan pada malam hari
d.      Penerangan kendaraan bermotor
e.      Bagi peternak ayam, sebagai pemanas kandng ayam atau membantu proses penetasan telur ayam.
8.       Perubahan kehidupan masyarakat setelah ditemukannya alat-alat listrik:
a.       Menggunakan setrika listrik dalam menyetrika baju sehingga lebih rapih dan aman.
b.      Memasak nasi jadi lebih cepat dan mudah, menggunaka penanak nasi listrik.
c.       Ada Akses internet yang dapat menambah wawasan dan pengetahuan karena dapat mendapatkan informasi dari seluruh dunia.

PKN
Hak dan Kewajiban
1.       Hak adalah segala sesuatu yang harus didaptkan oleh setiap orang
2.       Kewajiban adalah sesuatu yang wajib dilaksanakan atau sesuatu yang harus dilakukan setiap orang.
3.       Tanggung jawab adala kesadaran manusia akan tingkah laku atau perbuatan yang disengaja ataupun tidak disengaja.
4.       Hak dan kewajiban anak dirumah
Hak
Kewajiban
a.       Mendapatkan kasih sayang
b.      Mendapatkan perlindungan
c.       Mendapatkan kesempatan bermain
d.      Mendapatkan kesehatan
e.       Mendapatkan pendidikan
f.        Mendapatkan Kasih saying dari kedua orang tua
g.       Makan dan minum
h.      Mendapatkan pakaian
i.         Mendapatkan tempat tinggal
a.       Membantu orang tua
b.      Menjalankan perintah agama
c.       Membantu tugas orang tua
d.      Belajar dengan tekun
e.      Membereskan kamar sendiri
f.        Menjaga kebersihan rumah
g.       Patuh pada peraturan dan nasehat orang tua
h.      Menghormati anggota keluarga yang lain
i.         Berbicara sopan

5.       Hak dan Kewajiban anak disekolah
Hak
Kewajiban
a.       Mendapatkan bimbingan dari guru
b.      Mengikuti proses pembelajaran dengan baik
c.       Mendapatkanerlakuan yang adil bagi guru
d.      Meminjam buku perpustakaan
e.      Mempunyai banyak teman
f.        Menggunakan fasilitas sekolah
g.       Mendapatkan penghargaan berupa piagam atas prestasi yang dicapainya
h.      Mendapatkan perlindungan selama berada disekolah
i.         Mendapatkan laporan dan umpan balik hasil proses pendidikan yang diikutinya
j.        Belajar dengan tenang
a.       Mengikuti seluruh kegiatan sekolah sesuai dengan ketentuan yang berlaku
b.      Meninggalkan lingkungan sekolah setelah kegiatan yang diikutinya berakhir
c.       Mewujjudkan dan memelihara ketertiban, keamanan, keindahan, kekeluargaan, dan kerindangan
d.      Hadir disekolah sebelum bel dibunyikan
e.      Memberi keterangan izin / sakit/ berhalangan yang sah pada saat tidak masuk sekolah.
f.        Menikuti upacara bendera
g.       Memelihara seluruh fasilitas yang ada di lingkungan sekolah
h.      Menyiapkan, menggunakan, dan memelihara seluruh perlatan dan perlengkapan belajar mengajar
i.         Mematuhi berbagai ketentuan khusus
j.        Menggunakan pakaian yang sesuai dengan jadwal dan ketentuan
k.       Membawa alat-alat belajar
l.         Mengikuti ulangan yang diadakan sekolah


SBdP

1.       Lagu Mariam Tomong adalah lagu daerah Tapanuli yang nada dasarnya C=do, dan diciptakan oleh Guru Nahum Situmorang, dan dinyanyikan dengan tempo Con brio: tempo yang cepat artinya ramai dan suka hati.
2.       Interval nada adalah sebuah jarak antara nada satu ke nada yang lainnya. baik jarak nada ke atas atau jarak nada ke bawah. Interval memiliki beberapa nama yaitu:
a.     Prim: yaitu interval nada dari nada satu ke nada yang sama. Misal: dari nada do ke do
b.    Sekon: yaitu interval nada dari nada satu ke nada kedua di atas atau di bawahnya. Misal nada do ke re
c.     Terts: yaitu interval nada dari nada satu ke nada ketiga: Misal nada do ke mi
d.    Quart/Kuart: yaitu interval dari nada kesatu ke nada keempat di atasnya. Misal nada do ke fa, re ke sol, mi ke la, dsb.
e.    Quin/Kuint: adalah interval lima nada.
f.     Sekt: adalah interval enam nada.
g.    Septim: adalah interval tujuh nada.
h.    Oktaf: adalah interval delapan nada, dalam musik diatonis oktav mengidentifikasikan pengulangan nada yang sama hanya dalam tingkatan yang lebih tinggi. Misal nada do rendah ke nada do tinggi, sol bawah ke sol tinggi, dsb.


Terima Kasih

Minggu, 13 September 2020

Jawaban LKS Tema 2 Kelas 6 Sub.4 Bagian II

Pindahkan Jawaban ini di LKS

Halaman 84-85 bagian II
1. Kerukunan Keluarga
2. Tiga
3. Seluruh Masyarakat
4. Berbeda tetapi tetap satu jua
5. Kerukunan
6. Membangun Jembatan
7. Konflik
8. Kepentingan Bersama
9. Keberagaman
10. Pancasila

Halaman 86 bagian II
1. Benda atau sesuatu pengertian
2. Sebab atau alasan
3. Orang atau pelaku 
4. Akhir Kalimat
5. Penjelasan keadaan, cara, proses
6. Dengan
7. Aktivitas
8. Kualitas
9. Orang
10. Harus dilakukan

Halaman 87-88 bagian II
1. Makanan
2. Pagar
3. Wayang Kulit
4. Daunnya
5. Penyerbukannya
6. Tenaga
7. Memberantas tikus
8. Obat Typus
9. Jamu Tradisional
10. Mengangkut air dan zat hara dari akar menuju daun


Halaman 89 Bagian II
1. Menteri Keuangan RI Ir.Surachaman
2. Berdaulat
3. Gedung Kesenian Pasar Baru Jakarta
4. Pertempuran 5 hari di Semarang
5. Dr.Karyadi ditembak tentara Jepang
6. TKR
7. 25 Agustus 1945
8. Bebas dari cengkraman Penjajah
9. Dijatuhkannya bom atom di kota hirosima dan nagasaki Jepang
10. Ir Soekarno, Moh Hatta, Ahmad Soebarjo

Halaman 90 bagian II
1. Penari
2. Lemah, lembut
3. Minangkabau
4. Lingkaran
5. Gerak
6. Agar tarian bervariasi
7. Melingkar
8. Jumlah penari
9. Sikap dasar
10. Sesuai Karakter tarian yang dibawakan

Minggu, 30 Agustus 2020

CIRI DAN CONTOH XEROFIT, HIDROFIT dan HIGROFIT

Pengertian Xerofit

Pengertian xerofit adalah tumbuhan yang dapat hidup (menyesuaikan diri) pada tempat yang kering.
Xerofit diambil dari kata xero yang artinya kering.

Ciri-ciri Tumbuhan Xerofit

  • Lapisan permukaan tubuh atau permukaan daunnya dilapisi oleh lapisan lilin yang berfungsi untuk mengurangi penguapan air.
  • Daunnya berbentuk duri yang berfungsi untuk mengurangi penguapan air.
  • Akarnya sangat panjang yang berfungsi untuk mencari air yang dalam. Batangnya mengandung cadangan air yang banyak.

Contoh Tumbuhan Xerofit

  • Kaktus
  • Pohon kurma
  • Lili gurun
  • Senseveria
  • Lidah buaya

Pengertian Hidrofit

Pengertian Hidrofit adalah tumbuhan yang tempat hidupnya berada di atas air.

Dapat dikatakan bahwa hidrofit adalah tumbuhan yang mampu menyesuaikan diri pada di daerah perairan.

Kata Hygro artinya air.

Ciri-ciri Tumbuhan Hidrofit

Mempunyai stomata pada permukaan daun bagian atas. Hal ini dimaksudkan agar proses penguapan lebih banyak karena tumbuhan ini kecukupan airnya melimpah.

  • Terapung di atas air
  • Memiliki daun yang lebar
  • Mempunyai tangkai yang menggembung berisi udara sehingga mengapung
Contoh Tanaman Hidrofit
  • Teratai
  • Eceng gondok
  • Kiambang,
  • Kangkung air.

Pengertian higrofit

Pengertian higrofit adalah tumbuhan yang mampu bertahan hidup (menyesuaikan diri) pada daerah yang lembab.

Kata Higro artinya basah atau lembab.

Tumbuhan higrofit ini banyak kita jumpai pada hutan hujan tropis yang lembab.

Ciri-ciri Tumbuhan Higrofit

  • Daunnya tipis dan lebar.
  • Pada permukaan daunnya banyak terdapat stomata sehingga proses penguapan airnya cepat.

Contoh Tumbuhan higrofit

  • Tumbuhan paku
  • Tanaman lumut
  • Daun ungu
  • Dedalu,
  • Kemunting.



Kamis, 19 Maret 2020

Pidato : Ikhtiar Melawan Corona

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

الْحَمْدُ ِللهِ الَّذِيْ أَنْعَمَنَا بِنِعْمَةِ اْلإِيْمَانِ وَاْلإِسْلاَمِ. وَنُصَلِّيْ وَنُسَلِّمُ عَلَى خَيْرِ اْلأَنَامِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى اَلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ أَمَّا بَعْدُ

Marilah kita panjatkan segala puji bagi Allah yang telah memberikan kesempatan kepada kita semua untuk dapat berkumpul di tempat yang mulia ini. Juga shalawat dan salam semoga tetap tercurah kepada Nabi besar Muhammad SAW, kepada keluarganya, sahabatnya, serta sampailah kepada kita selaku umatnya.

Berdirinya saya disini, akan menyampaikan pidato yang berjudul "Berikhtiar Melawan Corona"

Hadirin yang dimuliakan Allah SWT

Dalam islam, berikhtiar merupakan kewajiban setiap muslim. Dalam Qur'an dikatakan dalam Surat Ar-Ra'd ayat 11 yang artinya : “Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah nasib suatu kaum hingga mereka mengubah diri mereka sendiri"

Jika kita mengetahui sesuatu yang membahayakan, maka kita wajib menjaga diri kita, contohnya dari corona ini. Ikhtiar yang harus kita lakukan dianataranya adalah mencuci tangan sebelum dan sesudah makan, menghindari berjabat tangan dan kontak fisik, serta tindakan lainnya. 

Kita harus membuktikan bahwa kita mampu melawan corona, dengan menjaga kebersihan. Semoga Allah segera mengangkat penyakit ini. Aamiin ya rabbal 'alamin


Wassalamu'alaikum, Wr, Wb. 

Rabu, 18 Maret 2020

RHOMA IRAMA SANG PEMBELA

“ ... Hapuskan korupsi di segala birokrasi, agar terlaksana kemakmuran yang merata. Bukankah cita-cita bangsa mencapai negeri makmur sentausa ?”
Begitulah lirik lagu yang disuarakan Rhoma Irama, dalam mengkritik praktek korupsi dikalangan pejabat negara. Rhoma Irama memang sangat pemberani, berani membela siapapun yang dianggapnya perlu dibela. Tidak sulit baginya untuk bersuara lantang bernada keras untuk menghancurkan kebatilan. Berkat keahlian seni nya, Rhoma mampu menjadi pembela Rakyat dan Umat. Beberapa pembelaan Rhoma Irama yang disuarakan dalam lagu-lagunya :
1. Pembela Islam dan orang-orang islam
Sebagai muslim sejati, Rhoma Irama paham betul apa yang seharusnya dilakukan untuk agamanya. Rhoma Irama memasukkan lagu dan musik, untuk membela agamanya. Lagu-lagu yang ditulis Rhoma hampir kebanyakan bernada ketuhanan, moral, yang diambilnya dari tafsiran dari Al-Qur’an dan Hadits. Intelektual keislaman Rhoma juga sangat matang, padahal Rhoma hanya seorang seniman, tetapi ke-seniman-an Rhoma Irama hampir sama dengan ustadz, dia berceramah lewat musik dangdut. Sebagai contoh, mari kita simak bait lagu dibawah ini :
“ ... Hayo (Hayo), bersatu padu. Hayo (Hayo) dan seirama hayo, seiman sejalan. Berpedoman pada Qur’an mari galang persatuan ...”
“ ... Jiwa da Raga, juga harta. Jiwa dan raga, juga harta. Kita relakan demi agama, dan demi tegaknya kebenaran”
Ajakan tersebut perlu disuarakan oleh umat islam saat ini. Umat Islam lebih suka berdebat masalah non-prinsip, ketimbang toleransi (tasammuh), hal ini justru membuat umat islam semakin berjauhan dan renggang. Rasa kebersamaan umat makin lama makin hilang. Padahal Rasul saw. mencontohkan bahwa umat islam bersaudara dan bagaikan satu bangunan yang saling menguatkan yang lainnya. Apa jadinya jika hal tersebut kita biarkan?.
Rhoma mampu memasukki hati orangg-orang islam dengan petuahnya. Ketika mendengar lagu Bersatuah, penulis yakin bahwa hati orang islam pasti tersentuh. Bagaimana tidak, dengan menghentak-hentak musik lagu bersatulah ala Rhoma, seakan menjadi peringatan keras, bahwa kita ini bersaudara. Jangan Cuma karena beda partai, beda madzhab, beda warna, umat islam jadi terpecah. Maka tidak heran, lagu bersatulah dijadikan Rhoma sebagai lagu pembuka pada tiap konser kampanye, yang rawan perpecahan.
Lagu Rhoma yang islami, tidak membuat dangdut beurubah seperti qasidah. Rhoma sangat ekstrim dan moderat. Berkat kepandaiannya menempatkan dangdut sebagai media bersuara, Rhoma mampu menjadi pembela Islam dan orang-orang islam.
2. Pembela Indonesia dan orang-orang Indonesia
Indonesia sebagai negara yang jumlah rakyatnya terbesar di dunia seharusnya dibarengi dengan tingkat kesadaran individu yang baik. Tapi kenyataannya tidak, masih banyak orang Indonesia yang tidak memahaminya dengan baik. Dari sinilah misi Rhoma selanjutnya. Dengan membawa nama dangdut, Rhoma membela Indonesia dan orang-orang Indonesia. Misalnya masalah Hak Azazi Manusia (HAM) atau Human Right, sejak tahun 70-an Rhoma sudah bersuara tentang Hak, mari kita simak lagu Hak Azazi dibawah ini :
“... Hormati hak azazi manusia, karena itu fitrah manusia. Janganlah suka memperkosa kebebasan warga negara, karena itu bertentangan dengan peri kemanusiaan. Kebebasan beragama (Itu hak azazi)...”
Dalam lagu tersebut seakan Rhoma ingin menjadi pembela Indonesia dan orang-orang Indonesia. Kebanyakan kita tidak sadar bagaimana seharusnya menjadikan manusia lain sebagai pendamping kita di bumi. Haruslah kita sadari bahwa kehadiran manusia sebagai sebuah jalan tuhan, sunnatullah. Tetapi yang dilupakan adalah bagaimana cara mengindahkan manusia ?
Kasus-kasus yang melanggar hak sangat banyak di Indonesia. Seperti masalah Kekersan Dalam Rumah Tangga (KDRT), pembunuhan disengaja (Qatlul Amdin), sampai masalah pemaksaan dalam beragama. Agama seharusnya dapat membawa kedamaian, tapi nyatanya orang-orang beragama tidak memahami dengan baik. Mereka lebih senang untuk diskriminasi dan intoleransi dengan yang berbeda agama.
Rhoma Irama membawa kita tentang kemausiaan. Rhoma sang pembela tak segan bersuara dengan tegas apa itu hak azazi manusia. Dengan demikian, pantaslah Rhoma dikatakan pembela Indonesia dan orang-orang Indonesia.
Rhoma memang manusia yang unik dan hebat. Beliau mampu memasuki sendi dakwah dan kemanusiaan hanya dengan musik dangdut. Menjadikan musik dangdut menjadi sangat ajaib dan fleksibel. Pembelaan Rhoma yang sangat tajam dan menukik, sekan mengatakan Rhoma-lah yang paling raja di musik dangdut. Tak ada yang mampu menandingi kekayaan intelektual Rhoma dalam musik dangdut. Ratusan sudah lagu yang dicipatakan Rhoma untuk membela Orang Islam dan Indonesia.
Terimakasih-ku ucapkan untukmu sang pembela. Pembela agamaku, saudara seimanku, negaraku, dan saudara ku di Indonesia. Dedikasimu yang luar biasa pada Rakyat dan Umat, semoga menjadi jalanmu menuju ridho Allah swt.. Di usia yang ke 68 tahun, teruslah berkarya dan tetap Istiqomah menyuarakan kebaikan.
Terakhir, penulis berharap apa yang penulis sampaikan dalam tulisan ini, semoga menjadi penambah khazanah pembaca tentang Rhoma Irama. Dan inilah kado dari penulis untukmu Rhoma Irama

Pembelajaran di Rumah

Pembelajaran di Rumah
Kamis, 19 Maret 2020

- MATEMATIKA
Soal :
Nilai ulangan PKn Ahmad ialah 6, 5, 6, 7, 8, 7, 8, 6, 9, 9.
Tentukan rata2(mean), nilai tengah (median), dan modus ! (tulis soal nya dan kerjakan di buku tulis) 

- BTAQ
Bacalah Surat Al-Infithar ayat 1-10. Rekamlah bacaanmu dengan video. Harap memperhatikan tajwid dan makhraj. 

- BAHASA INGGRIS
Tulislah kalimat di bawah ini, kemudian ubahlah kalimat di bawah ini, menjadi kalimat negatif. Kerjakan sesuai yang sudah pernah bapak ajarkan
1. I am reading a book at the moment
2. She is washing her hair now.
3. They are playing basket ball right now
4. He is writing a novel.
5. We are baking some bread.  
Kerjakan di Buku Tulis Bahasa Inggris


Kalau sudah selesai, difotokan, dan dikirim ke WA Bapak. Paling lambat pukul 14.00 ...    

Selasa, 17 Maret 2020

Perbedaan Gerhana Bulan dan Gerhana Matahari

Materi Sabtu, 21 Maret 2020

Cara Terjadi Gerhana

Gerhana Matahari terjadi saat Bulan lewat di depan Matahari, Bulan mengaburkan bintang induknya dan menjadi siluet gelap bermata dengan cahaya di tepi lingkarannya. Bayang-bayang Bulan yang berbentuk kerucut menutupi sebagian permukaan Bumi.

Sedangkan berbeda dengan gerhana Bulan, terjadinya gerhana Bulan karena waktu peredaran Bumi berada tepat diantara Bulan dan Matahari. Saat kejadian, bayang-bayang Bumi menutup permukaan Bulan atau bisa dibilang bahwa Matahari, Bumi dan Bulan terletak persis pada satu garis lurus.

Waktu Kejadian

Gerhana Matahari diprediksi dapat terjadi rata-rata 2,4 tahun sekali, namun tidak selama kejadian gerhana tersebut ada terjadi gerhana Matahari Total. Terkadang, hanya sebagian wilayah tertentu saja yang dapat merasakan gerhana Matahari secara total.

Untuk gerhana Bulan sendiri, waktu kejadiannya diprediksi terjadi dalam waktu 2,5 tahun sekali. Namun, kejadian gerhana Bulan seringkali lebih lama dibanding dengan kejadian gerhana Matahari, karena Bumi melemparkan bayangan relatif lebih besar.

Dampak Kejadian

Berbeda dengan Bulan, gerhana Matahari lebih memiliki dampak yang besar dibandingkan dengan gerhana Bulan. Sebagian besar wilayah yang terkena gerhana Matahari akan tertutup sinarnya beberapa waktu lalu, serta akibat kejadian yang dilihat secara langsung dengan mata telanjang dapat membuat retina mata seseorang terbakar.


Selasa, 03 September 2019

BIARKANLAH TETANGGAMU HAJATAN DENGAN DANGDUT

By Khairul Umam

Acara hajatan biasanya diisi dengan hiburan agar suasana menjadi lebih meriah. Berbagai macam hiburan menjadi pilihan, diantaranya musik dangdut, gambus, hadroh, pop, keroncong, dll., tergantung kesukaan tuan rumah. Biasanya masyarakat lebih cenderung menampilkan musik dangdut dan gambus pada acara hajatan, dikarenakan lebih dekat dengan kultur masyarakat.
Dangdut mendominasi hiburan pada acara hajatan. Hampir tak mengenal latar belakang sosial, baik dia orang kaya maupun miskin, dangdut menjadi daya tarik tersendiri karena sudah melekat dengan kebiasaan, hajatan ya dangdut.
Namun, ada beberapa masyarakat yang merasa terganggu dengan suara musik dangdut. Belum lagi tampilan penyanyi dangdut yang terkesan kurang sopan dengan baju penyanyi yang sangat minim. Wajar jika masyarakat merasa risih. Tapi jika dangdut nya berpakaian yang sopan, apalagi berhijab, semestinya dihormati saja. Apalagi tetangga melaksanakan hajatan itu tidak setiap hari, tetangga hanya meminta waktu dari jam 10 pagi sampai jam 11 malam, berilah dia kebebasan untuk memeriahkan hajatannya. Pun nanti ketika kita hajatan, kita juga akan mengganggu tetangga kita dengan suara hiburan. "Ah saya kan hiburan nya gambus, dia dangdut" timpal dia. Menurut penulis antara musik dangdut dan gambus itu perbedaan nya hanya pada bahasa dan instrumen, kalau gambus identik dengan gendang dan suling, kalau gambus dengan biola dan oud. Toh jika kita berkiblat pada asal nya, para penyanyi gambus itu penampilan nya sama dengan penyanyi dangdut di Indonesia.
Pada akhirnya saya ingin mengatakan, jangan terlalu fanatik dengan selera bermusik. Meminjam istilah Rhoma Irama, lain kepala lain pula kesenangannya pada musik, dari itu mainlah musik asalkan jangan saling mengusik. Biarkan tetanggamu hajatan dengan dangdut, nanti kalau kamu hajatan dengan musik gambus, pop, hadroh, itu selera kamu, kami menghormati ...

TERSENYUMLAH, AGAR DUNIA MENJADI INDAH

By Khairul Umam

Senyum bukanlah hal yang sulit, biasanya seseorang enggan ternsenyum dikarenakan ada sesuatu yang membuatnya tidak nyaman. Jika boleh kita berbaik sangka, mungkin saja sedang sariawan, sakit gigi, gusi bengkak, dan penyakit yang membuat ketidak nyamanan untuk tersenyum. Bisa juga ada faktor lain, yang membuat seseorang malas dan tidak kuasa untuk tersenyum, misalnya saja masalah yang ada di rumah, pekerjaan yang terus menumpuk, atau beban hidup yang tidak bisa diceritakan. Akhirnya melipat wajah dengan cemberut menjadi pelampiasannya.
Jujur saja, semua orang pasti sangat bahagia apabila bertemu dengan orang lain saling menebarkan senyum, tentu hati menjadi tentram dan damai. Namun apabila bertemu seseorang, ternyata tak mau melebarkan senyumnya, seakan-akan ada ular berbisa yang segera melilit kita, kemudian hati ini rasanya menjadi sempit, ingin rasanya segera menghindar dari orang tersebut.
Padahal dalam haditsnya, nabi kita pernah berwasiat, bahwa senyum kita kepada saudara (sesama) adalah sedekah. Nabi memberi kita "pahala sedekah" jika kita mau tersenyum kepada saudara kita. Mengapa demikian ? Menurut penulis, supaya orang-orang Islam termotivasi untuk tersenyum. Jika boleh penulis membahasakan hadits tersebut dengan bahasa keseharian, mungkin begini kalimatnya "Hai, senyum dong. Senyum mu itu sedekah lho". Betapa Rasulullah sangat mendorong umat Islam untuk menebar senyum.
Dikarenakan sebuah senyuman, banyak orang yang tertarik dengan saran kita. Dikarenakan senyuman, banyak orangtua yang merestui anaknya menikah. Dikarenakan senyuman, suami menjadi sayang terhadap istri. Dikarenakan senyuman, pendakwah akan dicintai pendengarnya. Dikarenakan senyuman, dunia akan semakin tentram dan damai.
Semoga setiap senyuman yang kita tebarkan kepada sesama, menjadi ladang pahala, sebagaimana wasiat Rasullah SAW. Aamiin

Selasa, 04 April 2017

ADAB KEPADA ORANGTUA DAN GURU

bdullah Ibnu Amar al-‘Ash r.a. berkata : Bahwa Nabi Muhammad saw. bersabda : “Keridhaan Allah tergantung kepada keridhaan orang tua.” (HR. Tirmidzi). Dari hadits diatas dapat ditarik kesimpulan bahwa adab kepada orang tua dan guru sangatlah penting. Berikut adalah beberapa adab atau sikap kita kepada orang-orang yang telah berjasa dalam hidup kita, khususnya orang tua dan guru.
A. ADAB KEPADA ORANG TUA

Orang tua merupakan orang yang secara jasmani menjadi asal keturunan anak, orang tua merupakan sosok yang paling dekat hubungannya dengan anaknya. Pengorbanan orang tua sungguh tiada tara, mereka mendidik kita dan menyerahkan hidupnya untuk keselamatan anaknya.
Islam mengajarkan agar seorang anak untuk selalu menaati orang tuanya selama tidak bertentangan dengan agama. Dalam Al-Qur’an Allah sering mengiringkan perintah ta’at kepada-Nya diikuti dengan berbuat baik pada orang tua, karena merekalah tangan kedua setelah Allah. Sebagaimana Firman Allah swt. dalam surah An-Nisa’ ayat 36 sebagai berikut.
Artinya: “Dan sembahlah Allah dan janganlah kamu memperekutukan-Nya dengan sesuatu apapun. Dan berbuat baiklah kepada kedua orang tua, karib-kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin. Sungguh, Allah tidak menyukai orang yang sombong dan membanggakan diri.” (QS. An-Nisa 4:36).
Dalam ayat tersebutm dijelaskan bahwa kita diwajibkan beribadah kepada Allah swt., juga berbuat baik kepada orang tua. Terutama seorang Ibu yang secara khusus Allah menyebutkan betapa berat mendidik anaknya, sejak dalam kandungan, melahirkan, menyusui, serta mendidik ke tahap selanjutnya.
Oleh karena itu, ketika Rasulullah saw. ditanya, kepada siapa lebih awal berbuat baik? Beliau menjawab “kepada Ibumu, lalu Ibumu, dan Ibumu baru kemudian kepada bapakmu.”
Selanjutnya Allah swt. memerintahkan bersyukurlah atas ni’mat iman dan ihsan serta bersyukurlah kepada orang tua mu atas ni’mat tarbiyyah (pendidikan). Karena keduanya penyebab adanya kamu dan karena pendidikan mereka yang baik sehingga menjadi kuat.
Kita harus selalu berbuat baik kepada kedua orang, sebagaimana Firman Allah dalam surah Luqman ayat 14.
Artinya : “Dan Kami perintahkan kepada manusia (agar berbuat baik) kepada kedua orang tuanya. Ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah, dan menyapihnya dalam usia dua tahun. Bersyukurlah kepada-Ku dan kepada kedua orang tuamu. Hanya kepada Aku kembalimu” (QS. Luqman 31:14).
Dan yang harus menjadi pertimbangan adalah pendidikan dan kasih sayang orang tua terhadap anaknya tidaklah hanya dua tahun. Sebagaimana tuntunan Al-Qur’an, pendidikan anak diberikan sampai sang anak dewasa, bahkan sampai sang anak berkeluarga, seorang ibu pun sering membimbing anaknya.
Tetapi perlu diperhatikan, jika kedua orang tua membawa kita untuk kekufuran dan syirik kepada Allah swt., maka tidak perlu untuk di ta’ati.
Akan tetapi, tetaplah bergaul dalam urusan dunia baik dengan baik dan Ihsan sekalipun mereka musyrik. Karena kekufuran , mereka terhadap Allah, tidaklah menghilangkan kelelahannya dalam mendidik anak-anaknya, maka wajarlah jika Allah memerintahkan kita untuk merawat kedua orang tua kita pada masa tuanya ditunjukkan dalam firman Allah swt. QS. Al-Isra ayat 23 berikut.
Artinya : Dan Tuhanmu menetapkan bahwa janganlah kamu menyembah melainkan kepada-Nya dan berbuat baiklah kepada ibu bapak. Jika sampai salah seorang mereka atau keduanya telah tua dalam pemeliharaanmu (berusia lanjut), maka janganlah engkau katakan kepada keduanya “ah” dan janganlah engkau bentak keduanya, dan berkatalah kepada keduanya perkataan yang mulia (23). Dan rendahkanlah dirimu terhadap keduanya dengan penuh kasih sayang dan ucapkanlah “Wahai Tuhanku! Sayangilah keduanya sebagaimana mereka berdua telah mendidik aku pada waktu kecil (24)” (QS. Al-Isra 17 : 23-24).
Dari penjelasan di atas kita dapat menyimpulkan bahwa adab kepada orang tua (yang masih hidup) adalah sebagai berikut :
  1. Jangan berkata kasar yang dapat menyakiti perasaan kedua orang tua.
  2. Berkata baik, sopan dan santun kepada kedua orang tua
  3. Bertanggung jawab atas kehidupan dan kesejahteraannya di hari tuanya
  4. Merendahkan diri di hadapan kedua orang tua.
  5. Jangan membentak atau memarahi kedua orang tua
Maka merugilah orang yang bersama kedua orang tuanya tetapi ia tidak bisa memeliharanya dengan baik dan berbakti kepada keduanya. Hal ini sebagaimana dalam sabda Rasulullah saw. yang artinya
Dari Suhail, dari ayahnya dan Abu Hurairah. Rasulullah saw. bersabda, “Merugilah ia (sampai 3 kali)”. Para sahabat bertanya, “Siapa ya Rasulullah?”. Rasulullah saw. bersabda, “merugilah seseorang yang hidup bersama kedua orang tuanya atau salah satunya di saat mereka tua renta, tetapi ia tidak masuk surga”. (HR. Muslim).
B. ADAB KEPADA GURU
Guru merupakan ‘orang tua kedua’ kita, merekalah yang berjasa dalam mendidik kita setelah orang tua, Ilmu yang kita peroleh saat ini tidak lepas dari peranan seorang guru, seseorang dapat membedakan baik dan buruk karena ilmu. Islam meletakkan ilmu di atas yang lainnya, dan Islam juga meninggikan derajat orang yang berilmu dibanding yang lain.
Sebagaimana sabda Rasulullah saw. yang artinya “Umamah Al-Bahili berkata bahwasannya Rasulullah saw. bersabda : “Kelebihan orang alim (ulama) atas ahli ibadah seperti kelebihanku atas orang yang paling rendah di antara kamu. Kemudian Baginda besabda lagi : Sesungguhnya para malaikat dan penduduk langit dan bumi hingga semut dalam lubangnya serta ikan bersalawat (berdoa) untuk orang-orang yang mengejar kebaikan kepada manusia” (HR. Imam Tirmidzi).
Selain itu biasanya Orang tidak memiliki banyak waktu untuk mengajarkan berbagai macam ilmu kepada anaknya, maka dari itu peran guru adalah mengajarkan berbagai macam ilmu. Setelah hormat dan ta’at kepada orang tua, setiap muslim wajib hormat dan menghargai gurunya, karena gurunya merupakan orang yang perannya sangat penting dalam mendidik kita. Oleh karena itu, sudah seharusnya seorang siswa menghargai dan menghormati gurunya Sebagaimana diperintahkan dalam sabda Nabi Muhammad saw. berikut.
Muliakanlah orang-orang
Artinya : muliakanlah orang-orang yang telah memberikan pelajaran kepadamu. (HR. Abu Hasan).
Orang yang berilmu tidaklah pandai begitu saja tanpa proses belajar. Proses belajar bisa dilakukan secara formal maupun non-formal. Proses belajar biasanya membutuhkan pembina yang biasa disebut guru, yang mempunyai andil besar dalam proses belajar. Guru akan membukakkan pintu-pintu ilmu lain baginya, yang menunjukkan bila kita salah, agar tidak tergelincir pada kekeliruan. Hendaknya orang yang sedang belajar dan berilmu itu bersikap baik terhadap guru.
Berikut adalah beberapa adab murid kepada guru.
1. MULIAKAN DAN MENGHORMATI GURU
Memuliakan orang yang berilmu/guru termasuk perkara yang dianjurkan, sebagaimana Rasulullah saw. berikut.
Ibnu Abbas r.a berkata : Rasulullah saw. bersabda : “Bukan termasuk golongan umatku orang yang tidak menyayangi yang muda, tidak menghormati yang tua, tidak memerintahkan kebajikan dan tidak melarang kemungkaran” (HR. Tirmidzi).
Agar mendapat ilmu dan taufik, seorang murid hendaknya memuliakan dan menghargai guru, serta berlaku lemah lembut dan sopan santun, jangan memotong pembicaraannya, dan memperhatikan dengan baik. Agar kita mendapat ilmu yang bermanfaat, aamiin

2. MENDOAKAN UNTUK KEBAIKAN BAGI GURU
Rasulullah saw. bersabda :
Ibnu Umar r.a. berkata, Rasulullah saw. bersabda : “Jika ada orang yang memberimu, maka balaslah pemberian itu, jika tidak bisa membalasnya, maka doakanlah ia, sehingga kamu memandang telah cukup membalas kebaikan tersebut”.
Ibnu Jama’ah ra. berkata : “Hendaklah seorang penuntut ilmu mendoakan gurunyqa sepanjang masa, memperhatikan anak-anaknya, kerabatnya, dan menunaikan haknya apabila telah wafat”. “Dan karena ilmu yang telah diberikannya juga, hendaknya seorang murid mendoakan gurunya, semoga ia diberikan pahala atas ilmu yang telah diberikan kepada muridnya”.
3. REDAH HATI KEPADA GURU
Sama halnya dengan adab kepada orang tua, kita juga harus merendahkan hati kepada guru, walaupun sang murid lebih pintar, hendaknya menghidari perdebatan dengan guru, dalam hal ini seorang murid hendaklah bersikap rendah hati kepada gurunya, karena sesungguhnya rendah hatinya seorang murid kepada gurunya adalah kemuliaan dan tunduknya adalah kebangaan, sebagaimana Ibnu Jama’ah pernah mengatakan demikian.
Nabi Muhammad saw. bersabda, yang artinya : “Abu Hurairah ra. berkata : bahwasanya Rasulullah saw. bersabda :”Pelajarilah ilmu, pelajarilah ilmu ketenangan dan kesopanan, dan rendahkanlah dirimu terhadap orang yang kamu ambil ilmunya” (HR. Tabrani). Ibnu Abbas juga peenah menyampaikan :”Aku merendahkan diri tatkala aku menuntut ilmu, maka aku dimuliakan tatkala aku menjadi guru”.

4. MENCONTOH AKHLAKNYA
Guru adalah teladan bagi muridnya, oleh karenanya, hendaklah seorang murid mencontoh akhlak dan kepribadian gurunya yang baik. Seperti mencontoh kebiasaan dan ibadahnya. Seorang guru pasti membrikan hal-hal yang baik secara lisan atau perbuatan terhadap murid-muridnya.
5. MENENANGKAN HATI GURU
Seorang murid hendaknya tidak membuat gusar gurunya. Imam Syafi’i dalam pertemuannya dengan gurunya, Imam Malik, pada tahun 170 H, hampir tidak pernah meninggalkan gurunya sampai gurunya wafat pada tahun 179 H. Imam Syafi’i tidak pernah meninggalkannya, kecuali ketika ia pergi ke Mekah untuk menjenguk ibunya ataupun pergi ke pusat ilmu atau faqoh. Itupun setelah diperoleh izin dan restu daru gurunya.
Ada sebuah cerita tentang Imam Syafi’i, ketika beliau berziarah ke makam Abu Hanifah, ia datang bersama dengan salah satu murid seniornya Abu Hanifah, bernama Hasan Asy-Syaibani. Setelah tiba di makam, Hasan Asy-Syaibani mempersilahkan Imam Syafi’i untuk menjadi imam shalat subuh.
Pada rakaat kedua Imam Syafi’i tidak membaca qunut; padahal dalam mahzabImam Syafi’i sendiri membaca qunut asalah sunat ab’ad, tetapi beliau meninggalkan membaca qunut.
Setelah selesai shalat, Hasan Syaibani bertanya, “Mengapa Anda tidak membaca qunut wahai Syafi’i? Bukankah engkau berpendapat bahwa qunut subuh sebuah amalan sunat yang perlu dibaca?” Aku malu dengan pemilik kuburan ini” Sahut Imam Asy-Syafi’i.
 
 
Sumber : (https://muridguru.com/adab-kepada-orang-tua-dan-guru/)
 

Kamis, 15 Desember 2016

ANAK BUKAN MINIATUR ORANG DEWASA

Mendidik anak, memang susah-susah gampang. Susahnya disaat kemauan nya sangat keras, apapun yang ada disekitarnya dibanting, bahkan tidak jarang tangannya mencakar-cakar orangtua nya yang sedang mengarahkan sesuatu. Ini lah tantangan yang harus dihadapi setiap orangtua. Hanya saja, kebanyakan orangtua tidak memahami keinginan anak, akhirnya dalam mendidik tidak sabaran.
Misalnya ketika orangtua menginginkan anak nya ikut shalat ke masjid, orangtua yang paham tidak akan menggunakan cara kekerasan, karena anak akan melakukan perlawanan, dan ketika anak melawan seandainya dia ikut shalat pun, anak pasti masih memendam kemarahan. Cara seperti itu akan menimbulkan pemahaman pada anak, bahwa shalat itu capek, dan membuat lutut sakit.
Jika kita melihat satu konsep pendidikan, misalnya menurut Muhammad Iqbal (Afghanistan) mengatakan bahwa mendidik anak itu harus dengan kebebasan. Misalnya ketika anak ingin shalat nya setelah acara TV kesayangan nya iklan, baru lah shalat, ya tidak apa-apa namanya juga anak-anak. Kemudian jika anak tidak mau memakai celana panjang ketika shalat, juga biarkan saja, toh dia masih anak-anak. Lalu ketika abak tidak mau berwudhu, karena khawatir baju kesayangan nya basah, juga dipersilahkan saja. Yang terpenting adalah bagaimana menumbuhkan kesenangan dalam mendidik, karena dunia anak-anak memang begitu. Jadi jangan samakan dunia anak dengan orang dewasa. Cara mendidik yang salah, itu akan menyebabkan anak stress, bahkan anak akan merasa bosan. Pada esensi nya, mendidik itu harus memanusiakan manusia. Maka kalau ada orangtua yang mendidik anak nya dengan kekerasan, pada dasarnya orangtua seperti itu adalah sedang mengajari orang dewasa, ya tidak akan masuk. Maka kunci nya adalah sabar, dan sabar dalam mendidik anak. Jangan lupa berdo'a agar Allah melunakkan hati nya. Robbi habli minasshaalihiin ...

Kamis, 03 November 2016

PESAN-KU UNTUK-MU YANG ESOK DEMO

PESANKU UNTUKMU, SAUDARA MUSLIM-KU YANG DEMO

Besok, 04 November 2016 akan berlangsung demo besar-besaran terkait penistaan Al-Qur’an (red-agama) oleh Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. Demo tersebut diikuti dari berbagai kalangan, dari ulama, pejabat, hingga masyarakat biasa, yang tergabung dalam organisasi masyarakat Islam seperti FPI, FUI, Fahmi Tamami, dan ormas lainnya. Semua ormas tersebut, besok akan memadati Jakarta, dimulai dari shalat Jum’at berjamaah di Istiqlal, hingga longmarch ke Istana Negara menuntut Presiden RI untuk segera menekan Polri memutuskan perkara Ahok.
PBNU sebagai organisasi islam terbesar di Indonesia memilih netral, dalam arti tidak larut dalam acara demo esok. Sikap tawazun (moderat) NU ini di titik beratkan untuk persatuan Indonesia. NU khawatir jika demo besar-besaran dilakukan maka akan terjadi kerusuhan dan membahayakan keutuhan NKRI.
Penulis memberikan analisis sendiri tentang masalah ini, ada beberapa poin yang penulis akan sampaikan.
Pertama, demo merupakan hak konstitusional warga negara. Setiap warga negara di berikan hak untuk menyampaikan aspirasi, mengkritik, bahkan memberikan masukan kepada pemerintah sesuai cita-cita reformasi yang transparan dan demokratis. Termasuk hak berkumpul, berorganisasi, berserikat itu merupakan hak bagi setiap warga negara. Berarti jika pemerintah melarang demo, reformasi kita cacat. Artinya dalam hal ini, mereka yang demo ke jalan esok, tidak melanggar konstitusi asalkan tidak radikal dan jauh dari premanisme.
Kedua, demo tidak akan efektif dan efisien jika tidak dibuatkan strategi yang baik. Demo ini harus tepat sasaran. Misalnya jika yang dipermasalahkan adalah penistaan agama, maka hal-hal yang tidak terkait haram disampaikan. Tuntut saja perkara Ahok itu menistakan agama, jangan bicara agama si Ahok nya, karena masalah agama ini rawan sekali perpecahan.
Ketiga, demo tidak perlu melibatkan para pelajar, mahasiswa, atau para pencari ilmu. Mengapa ? mereka sejatinya juga sedang berjuang menuntut ilmu Allah, harusnya difasilitasi dan diberikan pengertian saja tentang perkara Ahok dan tidak perlu dilibatkan. Karena di dalam Al-Qur’an Allah yang berfirman, yang artinya “ Dan ada diantara kalian yang tafaqquh fiddin (belajar agama)”. Ayat tadi berkaitan dengan sikap kaum muslimin yang saat itu ingin berangkat ke medan perang, tetapi saat itu juga Allah tegur agar jangan semua ikut berperang tetapi ada yang belajar. Jika diilustrasikan, kalau semua orang maju ke garis depan, maka akan lemah di garis belakang.
Keempat, demo dilakukan dengan santun. Ini yang terpenting. Demo tidak boleh anarkis, dan radikal. Harus disesuaikan dengan nilai-nilai islam yang santun dan damai. Bukan berarti tidak boleh untuk tegas, tetapi pandailah bersikap, ada kalanya kita harus tegas dan ada kalanya kita harus mengalahkan ego kita sendiri. QS. An-nahl : 125 berbiacara tentang metodologi dakwah yang baik, yaitu wa jaadil hum billati hiya ahsan (maka berdebatlah (berbiacara, demo) kepada mereka dengan cara yang paling baik (strategi dakwah yang terbaik).
Kelima, hati-hati provokator. Mereka bukan membela umat islam, bukan juga membela Ahok, mereka sebetulnya ingin menghancurkan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Siapa dia ? Dia adalah yang rindu peperangan, yang ditunggangi Amerika. Mereka juga adalah yang sering teriak-teriak di jalan sambil bilang “Tegakkan Khilafah”. Kita harus mewaspadai dari mereka yang ingin menceraikan persatuan kita.
Akhirnya, semoga demo hari esok berjalan kondusif, tidak ada chaos, tidak ada baku hantam, berjalan sesuai keinginan kita bersama yaitu demo yang damai dan aman. Semoga Allah merahmati kalian, penulis hanya bisa berdo’a agar kalian bisa segara kembali ke rumah, karena ada kewajiban yang harus kalian kerjakan juga besok.

Selasa, 02 Agustus 2016

MUSIK DALAM ISLAM, SEBUAH PARADIGMA BARU By. Khairul Umam



MUSIK DALAM ISLAM, SEBUAH PARADIGMA BARU
Khairul Umam

Musik adalah bunyi-bunyian yang terdengar oleh indra pendengaran manusia, yang berasal dari gesekan, tiupan, atau semisalnya hingga terdengarlah suara. Musik adalah bahasa jiwa manusia, dengan musik manusia bisa mengekspresikan dirinya. Sedang sedih, manusia biasanya memutar musik yang berirama sendu dan mendayu, sebaliknya, ketika manusia sedang semangat, diputarlah musik yang dapat menambah semangatnya. Begitu hebatnya musik, hingga mind set manusia dapat berubah karenanya. Musisi dangdut Rhoma Irama, mengatakan dalam lagunya “Memang dengan adanya musik, dunia ramai jadi berisik. Tapi kalau tak ada musik dunia sepi kurang asyik”(Rhoma Irama-Musik)

Kemudian yang masih menjadi perdebatan sengit diantara ulama adalah tentang kehalalan musik, atau kebolehan mendengarkan atau memainkan musik. Sampai saat ini belum clear, haram atau halalnya artinya ulama belum sepakat tentang hukumnya. Hadits-hadits tentang haramnya musik, didasari pada hadits yang berbunyi “Sungguh akan ada sebagian dari umatku yang menghalalkan zina, sutera, minuman keras, dan alat musik” (HR. Bukhari no. 5590) 

Hadits diatas, masih sangat tekstual. Sedangkan makna tersiratnya masih bisa ditafsiri lagi. Mengapa kemudian yang diharamkan adalah alat-alat musik ? bukan musik saja ? Tentunya ini isyarat. Allah memberikan manusia akal, untuk kemudian meng-eksplorasikan akal yang telah diberikan Allah. Alat musik adalah buatan manusia, lantas berarti Allah mengekang kembali kebebasan berpikir manusia untuk menciptakan sesuatu. Makna alat juga sangat luas sekali. Misalnya, ketika anak-anak SD memukulkan tangan nya ke meja, kemudian menghasilkan suara, apakah kemudian meja itu haram karena menjadi alat musik ? ini yang harus dikaji tentang konteks hadits tersebut secara lengkap menjadi satu redaksi.

Merefleksikan musik dalan kehidupan sehari-hari adalah bagian dari aktifitas manusia, penulis merasa tak bisa seoraang manusia pun menghindari musik. Hampir setiap saat, setiap tempat pastilah ada suara musik. Jika musik haram, maka manusia tidak boleh mendengarkannya, haram lidzaatihi. Ke pasar, ada musik, di radio dan televisi setiap menit ada saja suara musik. Berlebihan sekali jika kita masih terbelenggu kepada pemikiran yang kaku tentang musik.

Menurut Ali Audah, tidak bisa kita melihat seni hanya dengan akal saja, tetapi harus juga dengan hati nurani. Hati nurani inilah akhlak agama yang tak akan dapat dibohongi

Musik adalah anugerah Tuhan yang diberikan kepada manusia. Manusia dapat mengenal notasi, bahkan sense of music itu berada pada nurani manusia yang mencintai musik. Musik itu fitrah manusia, selama manusia dapat mempertanggung jawabkannya maka tidak ada yang perlu dipermasalahkan.

Terakhir, mari kita simak pernyataan Rhoma Irama ini sebagai penutup yang menyimpulkan tulisan singkat ini.
“Musik bukan untuk senang-senang belaka, tapi musik adalah suatu pertanggung jawaban dihadapan Tuhan dan Manusia”

Wallahul muwaafiq ilaa aqwaamith thoriiq

Kamis, 30 Juni 2016

BUKA BERSAMA KAMU BISA HARAM, JIKA .....

Buka bersama adalah kegiatan yang sudah tidak asing lagi di lakukan oleh Muslim di Indonesia. Buka bersama, atau disingkat bukber ditujukan untuk buka puasa secara bersama-sama. Biasanya dilakukan antar teman kerja, teman lama, atau keluarga besar di suatu tempat seperti Rumah Makan, Mall, atau tidak jarang yang buka bersama di rumah rekannya. Sepertinya bukber ini sudah mendarah daging di kalangan kita, teman-teman lama SD, SMP, SMA, semua antre membuat jadwal bukber. Artinya, bukber di mata orang Indonesia sangat di nantikan dan di persiapkan dengan baik. Penulis sendiri, harus mempersiapkan 5 (lima) agenda bukber, terasa melelahkan tetapi harus menghormati undangan.

Dalam Islam, buka bersama memang salah satu kegiatan yang disunnahkan. Masuknya ke dalam fadhillah makan bersama, bukan buka bersama tetapi ada kesamaan makna yaitu “Makan Bersama”. Ada keberkahan yang terkandung didalamnya. Dari Jabir bin Abdillah beliau mengatakan bahwa beliau mendengar Rasulullah saw. Bersabda “Makan satu orang itu cukup untuk dua orang. Makanan dua orang itu cukup untuk empat orang. Makanan empat orang itu cukup untuk delapan orang “ (HR Muslim no 2059)

Hadits diatas bermakna, bahwa makan yang dilakukan secara bersama-sama dengan rekan kita adalah perbuatan yang mulia, ada keberkahan yang Allah berikan bagi mereka yang berjamaah. Betapa tidak, makanan yang tadi nya kita makan sendiri, kemudian karena bersama-sama kita bagikan dengan teman sebelah kita, disitulah ada nilai kebersamaan nya. Kemudian, melihat kondisi buka bersama yang diartikan seperti “kongkow” biasa, relevan-kah hadits diatas ? Kemudian apa saja dampak negatif buka bersama ?

Bukber yang dilakukan oleh orang Indonesia sekarang itu jauh dari nilai berkah. Karena tidak ada maksud untuk “saling berbagi”, tetapi sendiri-sendiri saja. Ketika satu teman makan ayam di satu piring, teman yang lain makan ikan lele, yang lain lagi makan ikan gurame. Disitu kita berpikir, apa beda nya buka bersama dengan buka sendiri ? Toh yang dimakan menu nya berbeda, rasa kebersamaan nya tidak ada, keberkahan-pun tidak menyertai. Karena berkah akan menyertai jika kegiatan makan bersama itu dilaksanakan dengan sikap memberi dan menerima. Misalnya, di hidangkannya piring besar yang kemudian sekelompok orang makan di piring yang besar itu, sambil sesekali bertukar ayam, memberi sambal, itulah berkah nya makan bersama.

Kemudian, dalam bukber banyak walaupun tidak semua, mereka lalai melaksanakan shalat maghrib. Ini yang luput dari pandangan pecinta bukber. Kadang setelah makan, mereka lebih asyik selfi bersama rekannya, merokok sambil ngobrol yang tidak ada ujungnya, tertawa bersama, inikah buka bersama ? Seyogyanya setelah buka bersama, sebagai muslim yang baik dan mengerti hakikat puasa, kita dahulukan shalat maghrib nya, setelah shalat bisa dilanjutkan untuk sebentar ngobrol. Kenapa harus sebentar ? Karena ibadah kita masih ada lagi, yaitu shalat Isya’ dan tarawih.

Bisa saja kita shalat Isya’ pukul 20.00, tetapi itu kan termasuk menunda waktu shalat, bahkan masuk kategori melalaikan. Kita kan ingin ramadhan yang berkualitas, maka prosesi buka bersama, janganlah membuat Allah marah lagi dengan kita. Puasa untuk Allah, maka jangan sampai Allah tidak ridho hanya karena bukber yang konyol itu. Bukber boleh saja, asalkan kita pandai memahami dan mengikuti rambu-rambu yang ditetapkan Allah.

Semoga, puasa kita diterima Allah SWT. sehingga tercapailah cita-cita Muttaqin. Yang lalu, mungkin kita mudah menunda shalat Isya’ karena tidak tahu karena lebih asyik ngobrol selepas bukber, dan semoga khilaf kita di ampuni oleh Allah SWT.  
Wallahul muwaafiq ilaa aqwamith thoriiq

Sabtu, 25 Juni 2016

GURU ADALAH MODEL BAGI SISWA

Judul itulah yang menjadi alasan saya mengapa tanggung jawab menjadi guru ini sangat berat sekali, karena memang tidak mudah menjadi guru. Tidak semudah itu, kalau pemikiran kita masih saja begitu, guru tidak akan berharga dan dihargai lagi.Paradigma lama tentang guru asal, asal hadir, asal di kelas, asal ceramah, patut di ubah.

Guru, mau tidak mau disebut profesi. Karena guru dituntut memiliki keterampilan (skill) dalam mengajar, menyusun administrasi, mengelola kelas, dan lain sebagainya. Maka disebutlah guru sebagai pekerja. Memang jika dilihat, guru itu bukan sekedar pekerja biasa, ada tantangan dan tanggung jawab moral yang dipikul oleh seorang guru.

Guru adalah seorang model. Betul juga jika pepatah berbunyi “Guru kencing berdiri, murid kencing berlari”. Inilah tantangannya seorang guru. Bagaimana guru itu menjadi uswatun hasanah. Memang di dalam Qur’an disebutkan dalam QS. Al-Ahzab ayat 21 “Sungguh ada pada diri Rasulullah saw. itu suri teladan yang baik” adalah ditujukan untuk memuji Rasulullah. tetapi jika dikaitkan dengan konteks figur, maka betapa pentingnya sosok atau tokoh yang di teladani nya. Orang islam, otomatis mengidolakan sosok Rasulullah karena dibuktikan dengan perilaku beliau yang luhur. Begitupun siswa, akan mengidolakan atau mematuhi guru, jika memang guru itu pantas dan layak untuk ditiru. Itulah yang dimaksud guru sebagai model.

Yang kemudian terlintas di benak kita sekarang adalah saat ini kebanyakan guru tidak bisa menjadi model. Kita tidak bisa menafikan, bahwa guru era sekarang sudah kebablasan dalam mendidik. Bukan saja kebablasan dalam sikap, tapi juga kebablasan dalam berbicara. Kita bisa lihat sekarang, banyak guru bergaya orang kaya, padahal kekayaan tidak boleh ditampakan pada murid, kenapa ? karena akan membiasakan pada mind set murid nya bahwa mereka harus menjadi kaya seperti guru nya, akhirnya memiliki sifat materialistis. Belum lagi dalam bertutur kata, antar guru sudah tidak lagi ada rasa menghormati dalam berbicara. Seorang guru memanggil rekannya dengan sebutan “loe-gue”, itu sah saja, tetapi jika disampaikan di sekolah ini menjadi sangat tidak sopan. Mengapa ? karena sekolah adalah tempat ilmu, dan guru adalah penyampai nya, apalagi jika didengar oleh siswa dan orangtua murid, ini yang kemudian akan membuat siswa berkata “Oh, guru gue ternyata begitu. Di kelas gue ngomong begitu diomelin, ah munafik”. Begitu mungkin yang akan terlintas di benak mereka ketika mendengar guru nya berkata kasar (red-tidak sopan)

Guru memang bukan juga malaikat yang tidak pernah berbuat salah dan khilaf. Karena sudah menjadi sifat dan qodrat manusia. Tidak dinamakan manusia, jika tidak pernah berbuat salah, kecuali Rasulullah saw. yang telah di maksum oleh Allah. Dalam hadits, “Manusia itu tidak lepas dari salah dan lupa”. Dalam memaknai hadits ini pula jangan untuk membela diri, ketika seorang guru di nasehati oleh orang lain karena sikapnya, guru yang picik menggunakan hadits ini untuk membela diri. Guru memang tidak mungkin tidak pernah salah, tetapi kalau sudah di kritik masih saja salah dengan dalih “sifat manusia”, maka menurut saya dia telah mati rasa. Karena kritik bagi seorang guru sangat penting sekali, jika guru tidak diberikan kritik secara berkala, maka ketika guru itu telah memuncak kesalahannya tidak berlaku lagi sebuah teguran. Jika guru sering di tegur, maka akan terbiasa untuk jalan pada tempatnya. Siapa yang menegur ? semua nya boleh. Kepala Sekolah, Wali Murid, bahkan ketika siswa meng-kritik maka wajib bagi guru untuk menerima kritikan itu, karena merekalah yang mengamati kita sebagai guru.

Guru adalah pemimpin, pemimpin bagi siswa-siswanya, bagaimana tanggung jawab seorang guru dalam menghantarkan siswanya pada jalan Allah. Semuanya akan dimintakan pertanggung jawaban oleh Allah swt. “Setiap Kamu adalah pemimpin, dan setiap pemimpin akan dimintakan pertanggung jawabannya oleh Allah swt” (Hadits)

Jadi, guru itu bukan saja orang yang pandai mengelola kelas, mentransfer ilmu. Kalau tugas guru begitu saja, mungkin nanti akan diciptakan guru robot, hingga moral peserta didiknya tidak diperhatikan. Akhirnya, semoga para guru di Republik ini pandai menjadi model untuk siswa nya. Guru apapun kita, mengajarkan moral adalah tanggung jawab kita bersama. Satu, dua orang meninggal karena dokter melakukan mal praktik, tetapi jika seorang guru salah dalam menyampaikan norma dan moral maka satu generasi akan rusak.
Wallahul muwaafiq ilaa aqwamith thoriiq